Jumat, 24 Desember 2010

Keutamaan Berqurban


(Senin, 21 Dzulkoidah 1431 H/1 November 2010)



Telah banyak disebutkan tentang keutamaan ibadah qurban melalui hadits hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah. Diantaranya adalah:

1.   Pengampunan dari Allah
Rasulullah SAW telah bersabda kepada anaknya, Fatimah, ketika beliau ingin menyembelih hewan qurban.
”Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan. Dan bacalah : Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah  SWT, Rabb alam semesta. (HR. Abu Daud  dan At-Tirmizi)

2.   Keridhaan Allah
Ibnu Juraij meriwayatkan bahwa dulu orang-orang jahiliyah berqurban dengan daging dan darah unta yang dipersembahkan untuk ka’bah (dan patung-patung sesembahan mereka) melihat hal demikian maka para sahabat mengadu kepada Rosulullah seraya berkata, ”kita lebih berhak dalam berqurban.” Dari peristiwa ini turunlah ayat :
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah , tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…” (Al – Hajj :37) 

3.   Amalan yang paling dicintai Allah  pada hari raya idul adha
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Aisyah R.A, Rosulullah telah bersabda tentang keutamaan orang-orang yang melaksanakan ibadah qurban :
“Tidak ada suatu amalan yang paling dicintai Allah  dari Bani Adam ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban…(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan hakim).

Yo sudah siapkah kita berqurban?


Tertanda,


           Presiden GAMUS


shortlink : http://j.mp/ampres2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Syarat dan ketentuan komentar yang akan ditampilkan :

1. Mengucapkan salam* 'Assalamu'alaykum'
2. Relevan dengan topik yang dibahas
3. Menggunakan kata-kata yang santun
4. Tidak mencemarkan nama baik pihak ketiga (individu/organisasi)
5. Tidak mempromosikan barang atau jasa milik pribadi atau bersama

*
Mengucapkan salam hanya dilakukan ketika sahabat berkomentar pertama kalinya di tulisan ini, pada komentar selanjutnya (untuk menanggapi komentar lain atau hal lainnya) tidak perlu mengucapkan salam.
Bagi non-muslim silahkan langsung berkomentar.

Terima kasih sudah mengunjungi blog GAMUS IM Telkom.
Semoga kebaikan selalu meliputi kita semua.